Gema Literasi dan Kreativitas: Kemeriahan Puncak Kokurikuler dan Khotmil Qur'an SMPN 1 Pusakanagara 2026



Ratu Sakti | Subang, 30 April 2026 — Suasana SMPN 1 Pusakanagara hari ini tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi buta, deru persiapan dan lantunan doa mulai memenuhi udara sekolah. Hari ini merupakan puncak rangkaian kegiatan kokurikuler yang menggabungkan tiga pilar utama: spiritualitas, seni, dan kewirausahaan.


Acara bertajuk "Sinergi Religi dan Seni dalam Harmoni Wirausaha" ini menghadirkan tiga agenda besar sekaligus: Khotmil Qur'an Surat Yasin ke-3, Pentas Seni (Pensi), dan Bazar Makanan Nusantara.


1. Khotmil Qur'an: Mengetuk Pintu Langit



Acara dibuka dengan khidmat melalui prosesi Khotmil Qur'an Surat Yasin dan juz 30 yang ke-3. Kegiatan ini menjadi identitas spiritual SMPN 1 Pusakanagara untuk membentuk karakter siswa yang religius.



Bertempat di lapangan utama yang telah disulap menjadi area stan jualan berbagai olah makanan modern dan tradisional yang mengarah ke panggung utama sebagai tempat pelaksanaan khotmil Qur'an dan pentas seni religi dari seni hadroh serta kreativitas seni siswa. Momen ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk aksi nyata kegiatan kokurikuler dan keagamaan selama satu tahun.


"Khotmil Qur'an ini adalah fondasi. Sebelum anak-anak berpesta dalam seni dan dagang, kita bekali dulu batinnya dengan doa," ujar Kepala SMPN 1 Pusakanagara dalam sambutannya.


2. Pentas Seni: Panggung Ekspresi Siswa

Setelah suasana syahdu menyelimuti sekolah, energi seketika berubah menjadi penuh semangat saat Pentas Seni dimulai. Panggung megah di sudut lapangan menjadi saksi talenta luar biasa para siswa.


Setiap siswa yang bertalenta memberikan performa terbaiknya, menunjukkan bahwa siswa SMPN 1 Pusakanagara tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga kaya akan kreativitas.


3. Bazar Makanan: Melatih Mental Entrepreneur

Di sekeliling area pentas seni, deretan stan bazar makanan berjejer rapi. Inilah implementasi nyata dari pembelajaran kewirausahaan. Para siswa belajar mengelola modal, memproduksi makanan sehat, hingga strategi pemasaran.



Menu yang disajikan sangat beragam, mulai dari jajanan tradisional seperti seblak premium dan es lilin kekinian, hingga makanan berat hasil kreasi siswa sendiri.


Menariknya, transaksi di bazar ini didorong menggunakan sistem pembayaran digital sederhana, sesuai dengan perkembangan teknologi tahun 2026.


Harapan di Masa Depan

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini ditutup dengan pengumuman stan terbaik dan penampilan terfavorit. Kemeriahan hari Kamis ini menjadi bukti bahwa pendidikan kokurikuler di SMPN 1 Pusakanagara berhasil menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.


Dengan suksesnya acara tahun 2026 ini, SMPN 1 Pusakanagara terus mengukuhkan dirinya sebagai sekolah yang mampu mencetak generasi "Juara" yang tetap memegang teguh nilai-nilai Al-Qur'an.

No comments:

Post a Comment

Pages