1 / 7
Jadwal Tentatif ANBK SMP
2 / 7
...
3 / 7
...
4 / 7
...
5 / 7
Pusat Oleh-oleh Bakpia Djava Yogyakarta
6 / 7
PPDB Online 2022
7 / 7
Taman Pintar Yogyakarta

Info Grafis

..

Latest Posts

Saturday, 3 September 2022

Peserta LCC PPKN dan Pancasila yang Lolos Ke Semi Pinal

SMPN 1 PUSAKANAGARA



Yth. Pendamping LCC. Pancasila

Selamat Malam 

Kami informasikan bahwa pelaksanaan semi final di ajukan dimana sebelumnya terjadwal 10 September 2022 maka kami ajukan pelaksanaanya menjadi tanggal 6 September 2022 Pukul 13.00-14.00


Teknis

Secara Online ( Sama seperti Babak Penyisihan ) Naskah Soal 50 nomor.. 


Alamat Link

Akan di share pada tanggal 6 September 2022 Pagi Hari


Proses Penjaringan

Akan diambil 3 rangking nilai terbesar dari semua  peserta se-provinsi yang kemudian berhak mengikuti babak berikutnya ( Final Provinsi ) 


Contoh : 

Jika semua siswa yang mengikuti babak semi final di dapatkan 3 rangking nilai tertinggi sebagai berikut: 

Nilai 98 = 30 Siswa

Nilai 88 = 40 Siswa

Nilai 87 = 30 Siswa

Maka  100 siswa yang berhak mengikuti babak Final ( Kejuaraan Tingkat Provinsi )


Sunday, 15 May 2022

Cara Cek NISN dan Validasi data Peserta Didik

SMPN 1 PUSAKANAGARA


A. Pengertian NISN

Pengertian Nomor Induk Siswa Nasional adalah, kode pengenal identitas siswa yang bersifat unik, standar dan berlaku sepanjang masa yang dapat membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh sekolah Indonesia dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri; Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) diberikan kepada setiap peserta didik yang bersekolah di satuan pendidikan yang memiliki NPSN dan terdaftar di Referensi Kemendikbud. Sistem pengelolaan NISN secara nasional oleh Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK) Kemendikbud yang merupakan bagian dari program Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil dari proses pemberian kode identifikasi oleh PDSPK ditampilkan secara terbuka dalam batasan tertentu melalui situs NISN (http://nisn.data.kemdikbud.go.id./).


B. Tujuan dan Manfaat

Mengidentifikasi setiap individu siswa (peserta didik) di seluruh sekolah se-Indonesia secara standar, konsisten dan berkesinambungan.

Sebagai pusat layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara online bagi Unit unit Kerja di Kemendikbud, Dinas Pendidikan Daerah hingga Sekolah yang bersifat standar, terpadu dan akuntabel berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini.

Sebagai sistem pendukung program Dapodik dalam pengembangan dan penerapan program-program perencanaan pendidikan, statistik pendidikan dan program pendidikan lainnya baik di tingkat pusat, propinsi, kota, kabupaten hingga sekolah, seperti: Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Ujian Nasional, PIP, SNMPTN.

Friday, 28 January 2022

Keutamaan Muadzin Mengumandangkan Azan

SMPN 1 PUSAKANAGARA


Azan adalah sebuah ibadah. Tanpa kumandang azan, masjid sepi dari jemaah. Dengan azan, seseorang yang tak mengetahui waktu shalat, menjadi mengetahui. Seseorang yang disibukkan dengan kegiatan tertentu, saat mendengar azan, menyudahi kegiatannya dan melangkahkan kaki menuju masjid untuk shalat berjamaah. 

Adakah lagu lain yang semerdu kumandang azan? 

Adakah lagu lain yang mampu menandingi nilai magis dan azan spiritual ? 

Adakah lagu lain yang mampu menghibur kesibukan? 

Dengan berbagai kelebihan-kelebihan azan, tentu sangat layak jika orang-orang yang mengumandangkannya hal-hal yang begitu berharga. Bahkan Rasulullah SAW memberikan janji-janji yang sangat manis kepada seorang muadzin dalam beberapa haditsnya.

Rasulullah SAW pernah, jika semua orang mengetahui besarnya pahala yang mengumandangkan azan, pasti mereka akan berebut agar dapat jatah mengumandangkan azan meskipun dengan berbagai cara. Hal ini disebutkan Imam Bukhari dan Muslim dalam sebuah hadits: 

لَوْ لَمُ النَّاسُ ا النِّدَاءِ الصَّفِّ الأَوَّلِ لَمْ ا لاَّ ا لَيْهِ لاَسْتَهَمُوا 

Artinya, “Seandainya orang-orang mengetahui pahala yang terkandung pada azan dan shaf pertama, kemudian tidak mungkin mendapatkannya kecuali dengan cara mereka mengikat di atasnya, pasti mereka akan melakukan undian,” (HR Bukhari dan Muslim). 

Kedua, ampunan oleh Allah SWT. Salah satu janji Allah bagi seorang muadzin adalah ia akan dimintakan ampun oleh seluruh benda yang ada di bumi. 


الْمُؤَذِّنُ لَهُ لَهُ لُّ ابِسٍ 


Artinya, “Muadzin diampuni jangkauan azannya. Seluruh benda yang basah maupun yang kering yang mendengar azannya memohonkan ampunan untuknya,” (HR Ahmad). 

Ketiga, seluruh benda yang mendengar azan siap menjadi saksi bagi seorang muadzin di Hari Kiamat nanti. Hal ini Abu Ya'lam dalam sebuah hadits bahwa seluruh jin, manusia, batu, bahkan pohon akan menjadi saksi bagi muadzin di Hari Kiamat.


 لا لا لا لا لا لَهُ 


Artinya, “Tidaklah azan didengar oleh jin, manusia, batu dan pohon kecuali mereka akan bersaksi untuknya,” (HR. Abu Ya'la). Dalam riwayat Ibnu Khuzaimah juga dijelaskan hadits yang sama. 


لَا لَا لَا لا لا لا لَهُ 


Artinya, “Tidaklah suara azan didengar oleh pohon, lumpur, baru, jin dan manusia, kecuali mereka akan bersaksi untuknya,” (HR Ibnu Khuzaimah). 

Keempat, Rasulullah mendoakan seluruh orang yang mengumandakan azan. Dalam riwayat riwayat Ibnu Hibban, Rasul secara khusus meminta maafan untuk muadzin. 


اللَّهُ الْأَئِمَّةَ لِلْمُؤَذِّيْنَ 


Artinya, “Semoga Allah para imam dan pengampunan para muadzin” (HR. Ibnu Hibban). 

Kelima, pahala orang yang azan seperti pahala orang yang melakukan shalat. Bagaimana tidak? Tanpa muadzin, orang tidak akan mengerti bahwa waktu shalat telah masuk atau belum. Saat tidak mengerti waktu shalat, ia tentu tidak akan melaksanakan shalat. 


لَهُ لُ لَّى 


Artinya, “Muadzin mendapatkan pahala seperti pahala orang yang shalat bersamanya,” (HR An Nasa'i).


Keenam, Allah berjanji bahwa seorang muadzin adalah orang yang dapat dipercaya. 


الإِمَامُ امِنٌ الْمُؤَذِّنُ اللَّهُمَّ الأَئِمَّةَ اغْفِرْ لِلْمُؤَذِّنِينَ 


Artinya, “Imam adalah penjamin dan muadzin adalah orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah muadzin,” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi). 

Ketujuh, dibanggakan Allah di depan para malaikat. 


اعِى لٍ الصَّلاَةِ لِّى لُ اللَّهُ لَّ انْظُرُوا لَى ا الصَّلاَةَ افُ لِعَبْدِى لْتُهُ الْجَنَّةَ 


Artinya, “Tuhanmu puncak kepada seorang penggembala domba di bukit gunung, dia mengumandangkan azan untuk sholat lalu dia sholat. Maka Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, 'Lihatlah hamba-Ku ini, dia mengumandangkan azan dan beriqamah untuk shalat, dia takut kepada-Ku. Aku telah mengampuni hamba-Ku dan memasukkannya ke dalam surga,” (HR Abu Dawud dan An Nasa'i). 

Kedelapan, muadzin tidak akan tenggelam oleh keringat pada saat Hari Kiamat karena lehernya dipanjangkan oleh Allah SWT. 


الْمُؤَذِّنُونَ لُ النَّاسِ اقًا الْقِيَامَةِ 


Artinya, “Para muadzin adalah orang yang berleher panjang pada Hari Kiamat,” (HR. Muslim). Beberapa ulama memaknai leher panjang ini sebagai sebuah majaz. Ibnu Arabi yang mengatakan bahwa mereka adalah orang yang paling banyak amalnya. Sedangkan Imam Qadhi Iyadh berpendapat bahwa yang dimaksud hadits tersebut adalah orang yang mengumandangkan azan akan dimasukkan oleh Allah SWT ke dalam surga-Nya. 

Kesembilan, muadzin Allah SWT akan dimasukkan ke dalam surga-Nya. Hal ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasai dalam sebuah hadits dari jalur Abu Hurairah: 


ا لِ اللَّهِ لَّى اللَّهُ لَيْهِ لَّمَ امَ لَالٌ ادِي لَمَّا الَ لُ اللَّهِ لَّى اللَّهُ لَيْهِ لَّمَ الَ لَ ا ا 


Artinya, “Kami pernah bersama Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam, lalu Bilal berdiri mengumandangkan azan. Ketika selesai, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan, 'Barangsiapa mengucapkan seperti ini dengan yakin, pasti dia masuk surga'” (HR An Nasa'i). Wallahu a'lam.



Wednesday, 13 October 2021

Pelaksanaan ANBK SMPN 1 Pusakanagara Tahun 2021

SMPN 1 PUSAKANAGARA

asesmen nasional


Pada tanggal 06 - 07 Okotober 2021 SMP Negeri 1 Pusakanagara telah suskses menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang telah diikuti oleh 45 siswa yang merupakan sample yang dirandom pada aplikasi biosmp kemendikbud.

Apa Itu Asesmen Nasional ?

Asesmen Nasional adalah evaluasi program yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Asesmen Nasional dilaksanakan dengan 3 (tiga) instrumen yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar


Asesmen Nasional terdiri dari tiga instrumen, yaitu:

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid.

Survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid

Survei Lingkungan Belajar yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.


Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dilakukan untuk mengukur literasi membaca dan numerasi

Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengembangkan, berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga untuk dapat berkontribusi secara produktif masyarakat.

Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.

Bentuk soal Asesmen Nasional

Pilihan ganda

Pilihan Ganda Kompleks

Menjodohkan

singkatan isian

Uraian



Sunday, 10 October 2021

Rumah Belajar Kemendikbud untuk Siswa, Guru, dan Masyarakat

SMPN 1 PUSAKANAGARA

Apa Itu Rumah Belajar ?

Rumah Belajar adalah sebuah portal pembelajaran yang merupakan produk dari Pusdatin Kemendikbud yang bisa dimanfaatkan oleh peserta didik dan tenaga kependidikan. Layanan Rumah belajar ini bisa diakses melalui portal https://belajar.kemdikbud.go.id atau bisa juga mengunduh aplikasinya di playstore dan appstore.

Tahukah Sahabat kapan Rumah Belajar pertamakali diluncurkan ??

ya...Rumah Belajar telah diluncurkan sejak  tanggal tanggal 15 Juni 2011. Sejak peluncuran pertamanya, Rumah Belajar  telah mengalami banyak perkembangan.  Dari sebuah Sumber Belajar bertransformasi menjadi sebuah portal pembelajaran atau learning management  system (LMS) yang terintegrasi, menjadi sebuah one stop service yang dapat diakses selama 7 hari 24 jam bagi stakeholder pendidikan.  Sejarah perkembangan Rumah Belajar  dari sejak tahun 2011 dapat Sahabat simak pada infografis berikut:

Rumah Belajar memiliki fitur-fitur utama dan fitur pendukung yang dapat diakses secara gratis oleh guru,siswa dan masyarakat. Sekilas mengenai fitur-fitur Rumah Belajar dapat disimak dalam video berikut:



Fitur utama Rumah Belajar, terdiri dari sumber belajar, kelas maya, bank soal dan laboratorium maya. Untuk mengetahui lebih detail mengenai apa dan bagaimana isi fitur-fitur utama Rumah Belajar tersebut, Sahabat dapat mempelajari secara mandiri melalui tautan berikut :

  1. sumber belajar, dengan alamat https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/
  2. kelas maya, dengan alamat https://kelasmaya.belajar.kemdikbud.go.id/kelasmaya.
  3. bank soal, dengan alamat http://banksoal.belajar.kemdikbud.go.id/
  4. laboratorium maya dengan alamat https://belajar.kemdikbud.go.id/labmaya

Selain fitur utama, berikutnya Sahabat  dapat mempelajari fitur pendukung Rumah Belajar melalui tautan-tautan berikut:

  1. Peta budaya : https://petabudaya.belajar.kemdikbud.go.id/,
  2. Buku Sekolah Elektronik: http://bse.belajar.kemdikbud.go.id/,
  3. Wahana Jelajah Angkasa: http://wwt.belajar.kemdikbud.go.id/,
  4. Karya Bahasa dan Sastra: https://belajar.kemdikbud.go.id/BahasaSastra,
  5. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan: http://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/,
  6. Edugame: https://belajar.kemdikbud.go.id/EduGame,
  7. Blog Pena: http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/

Pada laman Rumah Belajar  juga disediakan Booklet Panduan Pemanfaatan Fitur-fitur Rumah Belajar dan juga Booklet Panduan Penerapan Model Pembelajaran Inovatif yang memanfaatkan Rumah Belajar. Sahabat dapat mengakses kedua booklet panduan tersebut melalui tautan yang ada di halaman depan Rumah Belajar. Diharapkan baik pengguna baru maupun pengguna lama dapat lebih mudah dalam memahami dan menerapkan Rumah Belajar. 


 2. AKUN PEMBELAJARAN

Apa itu Akun Belajar ?

Akun Pembelajaran merupakan akun elektronik yang memuat nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan dapat digunakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sebagai akun untuk mengakses layanan/aplikasi pembelajaran berbasis elektronik.

Apakah Sahabat sudah memiliki, mengaktifkan, dan mengakses akun pembelajaran yang telah disediakan oleh Kemendikbud tersebut???

Bagi Sahabat yang belum dapat mengakses dan mengaktifkan akun pembelajaran, silahkan simak video tutorial berikut:


Monday, 30 August 2021

Profil Pelajar Pancasila

SMPN 1 PUSAKANAGARA

Profil Pelajar Pancasila sesuai Visi dan Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024:

Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam utama: beriman, bertakwa mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif, seperti ditunjukkan oleh gambar berikut:


Keenam ciri tersebut sebagai berikut:


1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia

Pelajar Indonesia yang percaya, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ada lima elemen kunci percaya, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia: 

(a) akhlak beragama; 

(b) akhlak pribadi; 

(c) akhlak kepada manusia; 

(d) akhlak kepada alam; dan 

(e) akhlak bernegara.

2. Berkebhinnekaan global

Pelajar Indonesia mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, dan tetap terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain, sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan kemungkinan terbentuknya budaya luhur yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa. Elemen dan kunci kebinekaan global meliputi mengenal dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi antarbudaya dalam berinteraksi dengan sesama, dan refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan.

3. Bergotong royong

Pelajar Indonesia memiliki kemampuan bergotong-royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan. Elemen-elemen dari bergotong royong adalah kolaborasi, kepedulian, dan berbagi.

4. Mandiri

Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Elemen kunci dari mandiri terdiri dari kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta regulasi diri.

5. Bernalar kritis

Pelajar yang bernalar kritis secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai, menganalisis informasi, menyimpulkan dan menyimpulkannya. Elemen-elemen dari bernalar kritis adalah memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan memikirkan penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir, dan mengambil keputusan.

6. Kreatif

Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari menghasilkan gagasan yang orisinil serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinil.


Tuesday, 24 August 2021

Apa Itu Asesmen Nasional ?

SMPN 1 PUSAKANAGARA



Asesmen Nasional adalah penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program pada tingkat dasar dan menengah. Mutu pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar ( literasi, numerasi, dan karakter ) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
 
Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penilaian ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk menyatukan (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) integrasi antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya, antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, lingkungan antara satuan pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, antardaerah , atau pun kelompok antarkelompok berdasarkan atribut tertentu). Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberikan gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk difokuskan pada sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.

Asesmen Nasional terdiri dari tiga instrumen, yaitu:

  • Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid.
  • Survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid berdasarkan enam asfek Profil Pelajar Pancasila.
  • Survei Lingkungan Belajar yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.

Seb uah sesmen Kompetensi Minimum (AKM) dilakukan untuk review mengukur literasi membaca dan numerasi
  • Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengembangkan, berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga untuk dapat berkontribusi secara produktif masyarakat.
  • Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.

Bentuk soal Asesmen Nasional
  • Pilihan ganda
  • Pilihan Ganda Kompleks
  • Menjodohkan
  • singkatan isian
  • Uraian

Our Team

  • Drs. SUKARDI Kepala Sekolah
  • ACHMAD SJAM, M.Pd. Waka Kesiswaan
  • Hj. Iyos Rosilawati, M.Pd. Waka Kurikulum
  • Nurman, S.Pd.IAdmin / Author
  • Tina Triana, S.Pd.Kontributor / Author
  • Herman RonjayaKontributor / Author